Tak ada yang bisa menjadi pendengar setia selain Engkau. Tak ada yang bisa menjadi tempat ternyaman untuk mencurahkan segala kegundahan, kesedihan, keterpurukan, dan segala sesuatu yang selama ini menjadi beban kecuali Engkau. Engkau-lah satu-satunya yang tak pernah meragukan kemampuanku karena hanya Engkau yang bisa memberikan aku kemampuan itu dan hanya Engkau yang memahami dan memberikan kepercayaan bahwa aku bisa, aku mampu atas apa yang aku miliki.
Semua yang ada disekelilingku hanyalah orang-orang bermuka dua, mereka hanya bermulut manis dengan dalih memberi dorongan dan kepercayaan, padahal mereka meragukan kemampuanku, mereka tak percaya aku bisa, mereka menganggap aku tak punya tujuan hidup, mereka menganggap kehidupanku di masa yang akan datang tak pasti, tak tentu arah dan tak punya tujuan. Mereka beranggapan aku hanya sosok yang hanya bisa duduk diam tak dapat melakukan apa pun, tak memiliki kemampuan apa pun, mereka menatapku dengan dua bola mata padahal sebenarnya mereka hanya membuka satu mata untuk melihatku, itulah keraguan.
Namun, aku tak peduli apa yang mereka pikirkan tentang aku, aku sudah muak dengan mulut manis mereka, aku benci kepura-puraan mereka, rasanya sudah tak ada kemauan untuk melihat kepura-puraan yang dibuat oleh mereka, tapi aku tak dapat menghindarinya.
Hanya Engkau yang paling mengerti aku, hanya Engkau peganganku, hanya Engkau yang percaya bahwa aku mampu, aku bisa atas apa yang aku inginkan, atas hidupku, atas impianku.
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 Juli 2010
Senin, 18 Januari 2010
Jangan Bersedih
Selama ini sahabatku selalu bercerita mengenai orang yang disukainya, jujur aku salut banget sama dia, dia bisa menyimpan atau mungkin dengan kata lain memendam perasaannya demi kebaikan semua. Nggak kebayang, setiap kali bertemu dia harus menjaga sikapnya, mengatur perasaannya, menahan diri agar jangan sampai terlihat grogi. Padahal aku tahu hatinya benar-benar tak menentu, dia sangat bingung harus berbuat apa, karena tak bisa dihindari kalau pertemuan itu akan terus berlanjut sampai orang yang disukainya benar-benar pergi dari hadapannya.
Entah berapa lama sahabatku menyimpan sendiri perasaannya, dia selalu setia menyukai sosok itu. Namun rupanya kini orang yang disukainya telah menjalin hubungan dengan seseorang yang sahabatku juga tahu siapa orang itu, lebih jelasnya orang yang baru masuk dalam dunia pertemanan kami, keluarga kecil kami yaitu sebuah komunitas.
Sahabatku belum mengetahui mengenai permasalahan ini, aku jadi bingung sendiri, nggak mungkin kalau aku memberitahunya, pasti perasaannya bakalan hancur. Dia sudah sering menitikkan air mata, rasanya aku tak sanggup melihatnya kembali menangis, apalagi menangisi orang yang tidak "berperasaan", siapa lagi kalau bukan orang yang disukainya. Orang itu tahu kalau sahabatku sangat menyukainya, tapi dia malah menjalin hubungan dengan orang lain seolah tanpa beban, sangat menyebalkan, dia pura-pura tidak mengetahuinya, dasar! memang menyebalkan!
Sahabatku, sepertinya dia bukan yang terbaik untukmu, jangan pernah menitikkan air mata lagi, apalagi untuk orang seperti dia yang tak berperasaan. Air matamu sangat berharga kalau ditujukan untuknya, dia nggak pantas.
Entah berapa lama sahabatku menyimpan sendiri perasaannya, dia selalu setia menyukai sosok itu. Namun rupanya kini orang yang disukainya telah menjalin hubungan dengan seseorang yang sahabatku juga tahu siapa orang itu, lebih jelasnya orang yang baru masuk dalam dunia pertemanan kami, keluarga kecil kami yaitu sebuah komunitas.
Sahabatku belum mengetahui mengenai permasalahan ini, aku jadi bingung sendiri, nggak mungkin kalau aku memberitahunya, pasti perasaannya bakalan hancur. Dia sudah sering menitikkan air mata, rasanya aku tak sanggup melihatnya kembali menangis, apalagi menangisi orang yang tidak "berperasaan", siapa lagi kalau bukan orang yang disukainya. Orang itu tahu kalau sahabatku sangat menyukainya, tapi dia malah menjalin hubungan dengan orang lain seolah tanpa beban, sangat menyebalkan, dia pura-pura tidak mengetahuinya, dasar! memang menyebalkan!
Sahabatku, sepertinya dia bukan yang terbaik untukmu, jangan pernah menitikkan air mata lagi, apalagi untuk orang seperti dia yang tak berperasaan. Air matamu sangat berharga kalau ditujukan untuknya, dia nggak pantas.
Rabu, 15 April 2009
Perasaanku akhir-akhir ini benar-benar tak menentu, aku bingung harus berbagi dengan siapa karena ternyata disimpan sendiri begitu menyakitkan dan membuat menderita, kepala rasanya mau meledak, beban ini terasa begitu berat.
Sebenarnya dimana letak kesalahanku sehingga membuat seseorang yang berarti dalam hidupku mendiamkanku seperti ini, apa kesalahanku terlalu besar sehingga dia memperlakukanku begini.
Jujur aku sangat menderita, menderita karena tak dapat melihat senyumannya, candaannya, perhatiannya, ledekannya, semua yang ada pada dirinya untuk sekarang ini aku tak dapat menyaksikan itu semua.
Otakku benar-benar sudah terasa berat...
Setiap kali mengingatnya hanya air mata yang mengalir menahan sakitnya memendam kerinduan, sebenarnya aku tak ingin menjadi sosok yang cengeng dan terlihat begitu lemah, namun ternyata kenyataannya memang begitu, tak bisa dipungkiri batapa rapuhnya aku.
Aku selalu berusaha menahan supaya air mata ini tak menetes tapi rupanya kesakitan selalu menjalari batinku....
Ternyata sesakit ini.....
Aku berharap semuanya bisa berakhir dengan cepat....
Aku merasa sudah tak kuat menahannya, memikulnya sendirian.....
Aku mencintainya....sangat mencintainya...
Begitu menyayanginya....
Sekarang aku tak berharap dia memiliki perasaan yang sama...
Seandainya dia bahagia tanpaku, aku akan berusaha untuk bahagia untuknya dan perasaan ini akan kusimpan untuk mengisi hari-hariku yang semoga dipenuhi dengan kebahagiaan...
Sebenarnya dimana letak kesalahanku sehingga membuat seseorang yang berarti dalam hidupku mendiamkanku seperti ini, apa kesalahanku terlalu besar sehingga dia memperlakukanku begini.
Jujur aku sangat menderita, menderita karena tak dapat melihat senyumannya, candaannya, perhatiannya, ledekannya, semua yang ada pada dirinya untuk sekarang ini aku tak dapat menyaksikan itu semua.
Otakku benar-benar sudah terasa berat...
Setiap kali mengingatnya hanya air mata yang mengalir menahan sakitnya memendam kerinduan, sebenarnya aku tak ingin menjadi sosok yang cengeng dan terlihat begitu lemah, namun ternyata kenyataannya memang begitu, tak bisa dipungkiri batapa rapuhnya aku.
Aku selalu berusaha menahan supaya air mata ini tak menetes tapi rupanya kesakitan selalu menjalari batinku....
Ternyata sesakit ini.....
Aku berharap semuanya bisa berakhir dengan cepat....
Aku merasa sudah tak kuat menahannya, memikulnya sendirian.....
Aku mencintainya....sangat mencintainya...
Begitu menyayanginya....
Sekarang aku tak berharap dia memiliki perasaan yang sama...
Seandainya dia bahagia tanpaku, aku akan berusaha untuk bahagia untuknya dan perasaan ini akan kusimpan untuk mengisi hari-hariku yang semoga dipenuhi dengan kebahagiaan...
Senin, 13 April 2009
perasaanku sekarang ini lagi nggak enak, kenapa? nggak tahu lah, yang jelas kepalaku terasa sangat berat seperti sedang menopang batu besar, pusing sekali, berat sekali, namun aku tak tahu tempat berbagi untuk meringankan beban ini, mungkin hanya dengan menulis merupakan salah satu cara meringankan beban yang selama ini aku pikul sendiri, aku sangat menyayangi seseorang dan tak pernah mau kehilangan dia, tapi sepertinya dia tak mampu terus berada di sisiku, mungkin karena aku sangat menjengkelkan sehingga membuatnya menjadi beban saja, padahal aku ingin sekali membahagiakannya tapi justru aku nggak tahu bagaimana caranya, apa aku benar-benar mencintainya atau hanya ingin memilikinya, bukankah mencintai dan ingin memiliki adalah dua hal yang berbeda??
Jumat, 20 Maret 2009
Seneng banget....akhirnya bisa jalan-jalan juga, padahal udah di depan pintu masuk Tangkuban Perahu, sayang banget cuma nyampe sana nggak diterusin, tapi nggak apa-apa lah yang penting kan udah jalan-jalan, mudah-mudahan lain kali bisa masuk ya......kayaknya seru tuh...!!!!
Kalau dipikir-pikir....egois banget ya kalau aku sampai punya pikiran punya someone spesial yang cuek atau nggak perhatian, hem....kalau dipikir-pikir lagi...dia kurang apa coba? di tengah-tengah kesibukannya, dia selalu menyempatkan waktu buat aku meski hanya sebentar, apa sikapku yang seperti ini tuh...yang disebut kekanak-kanakan???
Ya ampun....sebenarnya dewasa itu seperti apa sih??? yang kayak gimana???!!!!!!!!!!!!!!
Rabu, 18 Maret 2009
Nggak tahu deh hari ini aku harus nulis apa, nggak ada inspirasi, ehm..............apa ya?????
Oya..............aku belum pernah lho naik kereta, pengen banget, tapi kapan ya.............nggak ada temen, kalau sendiri kan takut nyasar, gawat!!!!!
Sebenernya aku pengen naik kereta sama...dia, cuma ya....biasa lah dia tuh sibuk banget, nggak bakalan ada waktu, apalagi buat jalan-jalan jauh.....wah!!!!! kayaknya emang harus nunggu tahun "onta" kali ya...???????
Nasib...! nasib...!
Tapi nggak apa-apa lah, mungkin ntar kapan-kapan dia ada waktu luang, meski aku selalu berharap secepatnya, ya.....mau gimana lagi, nggak ada cara lain selain menunggu, padahal sebenarnya menunggu itu adalah hal yang paling membosankan, iya nggak sih????
Oya..............aku belum pernah lho naik kereta, pengen banget, tapi kapan ya.............nggak ada temen, kalau sendiri kan takut nyasar, gawat!!!!!
Sebenernya aku pengen naik kereta sama...dia, cuma ya....biasa lah dia tuh sibuk banget, nggak bakalan ada waktu, apalagi buat jalan-jalan jauh.....wah!!!!! kayaknya emang harus nunggu tahun "onta" kali ya...???????
Nasib...! nasib...!
Tapi nggak apa-apa lah, mungkin ntar kapan-kapan dia ada waktu luang, meski aku selalu berharap secepatnya, ya.....mau gimana lagi, nggak ada cara lain selain menunggu, padahal sebenarnya menunggu itu adalah hal yang paling membosankan, iya nggak sih????
Senin, 16 Maret 2009
Pernah nggak sih ngalamin punya cowok yang dia tuh sibuk dengan kerjaan yang seabrek???? hem....bete deh kayaknya punya cowok kayak gitu, pikirannya gak fokus ke kita aja tapi berakar kemana-mana, ya nggak sih?????
Aku salah seorang yang punya pacar kesibukannya seabrek, harus mikirin kuliah, kerjaan, acara-acara organisasi, komunitas, belum lagi punya cewek yang sering bete, itulah aku.
Gimana nggak bete coba, kalau mau jalan aja harus ngatur waktu jauh-jauh hari, harus bikin perencanaan, harus tentu mau pegi kemana, kalau nggak gitu, dia nggak bakalan mau, terus aja bakalan nanya "mau kemana?", ujung-ujungnya ya....jalan-jalan di sekitar kosan atau duduk-duduk aja di kosan, nah!!!! hal itu tuh salah satu yang bikin bete, udah tahu aku nggak betah tinggal di kosan, aku juga nggak terlalu suka tempat yang rame (tapi bukan kuburan lho..he..he), pengennya tuh ke tempat-tempat wisata gitu, tapi kembali lagi sama kondisi dia yang selalu padat jadwal sehari-harinya, kadang juga ada kerjaan yang mendadak.
Susah banget nyari waktu untuk pergi ke tempat-tempat wisata, kayaknya emang harus jauh-jauh hari bikin rencananya, tapi yang jadi pertanyaan, apa dia mau ngajak aku prgi ke tempat wisata, misalnya di Ciwidey kan ada kawah putih tuh, atau Lembang ada Gunung Tangkuban Perahu.................ah........kayaknya mustahil banget deh...harus nunggu tahun kapaaaaaan gitu.
Tapi nggak tahu kenapa, meski keadaannya kayak gini aku tetep bisa tahan sama dia, walaubagaimana pun dia slalu ada buat aku, karena udah sayang kali ya.......he..he...!!!
Malah dia sendiri juga bilang kalau dia tuh kasihan sama aku, punya cowok sibuk banget sana-sini, mau gimana lagi? aku udah terlanjur sayang sama dia.
Senin, 16 Maret 2009
Aku salah seorang yang punya pacar kesibukannya seabrek, harus mikirin kuliah, kerjaan, acara-acara organisasi, komunitas, belum lagi punya cewek yang sering bete, itulah aku.
Gimana nggak bete coba, kalau mau jalan aja harus ngatur waktu jauh-jauh hari, harus bikin perencanaan, harus tentu mau pegi kemana, kalau nggak gitu, dia nggak bakalan mau, terus aja bakalan nanya "mau kemana?", ujung-ujungnya ya....jalan-jalan di sekitar kosan atau duduk-duduk aja di kosan, nah!!!! hal itu tuh salah satu yang bikin bete, udah tahu aku nggak betah tinggal di kosan, aku juga nggak terlalu suka tempat yang rame (tapi bukan kuburan lho..he..he), pengennya tuh ke tempat-tempat wisata gitu, tapi kembali lagi sama kondisi dia yang selalu padat jadwal sehari-harinya, kadang juga ada kerjaan yang mendadak.
Susah banget nyari waktu untuk pergi ke tempat-tempat wisata, kayaknya emang harus jauh-jauh hari bikin rencananya, tapi yang jadi pertanyaan, apa dia mau ngajak aku prgi ke tempat wisata, misalnya di Ciwidey kan ada kawah putih tuh, atau Lembang ada Gunung Tangkuban Perahu.................ah........kayaknya mustahil banget deh...harus nunggu tahun kapaaaaaan gitu.
Tapi nggak tahu kenapa, meski keadaannya kayak gini aku tetep bisa tahan sama dia, walaubagaimana pun dia slalu ada buat aku, karena udah sayang kali ya.......he..he...!!!
Malah dia sendiri juga bilang kalau dia tuh kasihan sama aku, punya cowok sibuk banget sana-sini, mau gimana lagi? aku udah terlanjur sayang sama dia.
Senin, 16 Maret 2009
Jumat, 13 Maret 2009
Cinta bukan pilihan
Sesaat cinta datang membawa sebuah kebahagiaan yang kadang kita sendiri hanya bisa membayangkan tanpa berpikir akan menjadi kenyataan, kalaupun menjadi sebuah kenyataan maka kenyataan itu hanya ada dalam angan-angan.
Keinginan yang menyelimuti jiwa kadang tak pernah puas, selalu menginginkan yang terbaik, ketika merasa dalam diri terdapat kekurangan, ingin rasanya kekurangan ini bisa diterima, tapi ketika diri dituntut untuk menerima kekurangan, terkadang malah menimbulkan kebimbangan.
Ketika hati bersorak, bertanya, apa yang harus dilakukan….
Hanya kata hati yang selalu jujur.
Senin, 3 November 2008
By: Richa Febrina
Langganan:
Postingan (Atom)